Fakta Unik Program 'Berani Tangkap Banyak': Sulteng Genjot Kesejahteraan Nelayan dengan Teknologi Modern
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah meluncurkan program "Berani Tangkap Banyak" untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan. Inisiatif ini fokus pada pemanfaatan teknologi dan dukungan sarana prasarana modern guna mengoptimalkan hasil tangkapan ikan
Program "Kapal Jaring" Gubernur Sulteng terkait dengan program kesejahteraan nelayan bernama BERANI Tangkap Banyak, yang bertujuan untuk meningkatkan armada penangkapan ikan melalui pengadaan kapal secara bertahap dan perbaikan logistik ekspor hasil laut. Program ini juga mencakup dukungan operasional untuk nelayan kecil, seperti penyediaan bahan bakar minyak (BBM), logistik, dan akses pasar, guna mendorong kemandirian dan daya saing produk perikanan.
Fokus Program Kapal Jaring
Pengadaan Kapal:
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berencana mengadakan kapal secara bertahap selama lima tahun ke depan, dimulai pada tahun 2026, untuk melengkapi kebutuhan nelayan.
Pendekatan Bottom-Up:
Sebelum program dijalankan, Gubernur ingin mendengar langsung kebutuhan nelayan melalui forum konsultatif untuk memastikan kebijakan yang diambil tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi lapangan.
Pengembangan Logistik Ekspor:
Selain pengadaan kapal, ada juga pengembangan sistem logistik untuk ekspor produk perikanan (terutama tuna dan cakalang) ke Jepang, termasuk penggunaan kapal pengiring agar hasil tangkapan tiba di pelabuhan dalam waktu maksimal lima hari.
Program Pendukung Lainnya
BERANI Tangkap Banyak:
Program ini adalah bagian dari strategi 9 BERANI yang lebih luas, yang juga mencakup program peningkatan hasil pertanian (Berani Panen Raya), peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pembangunan jalan dan infrastruktur kelistrikan, serta pengembangan desa wisata dan ekonomi kerakyatan.
Dukungan Operasional:
Nelayan kecil akan mendapatkan dukungan stimulus operasional seperti bantuan BBM dan logistik untuk mendorong kemandirian mereka dalam aktivitas penangkapan ikanProgram "Kapal Jaring" Gubernur Sulteng terkait dengan program kesejahteraan nelayan bernama BERANI Tangkap Banyak, yang bertujuan untuk meningkatkan armada penangkapan ikan melalui pengadaan kapal secara bertahap dan perbaikan logistik ekspor hasil laut. Program ini juga mencakup dukungan operasional untuk nelayan kecil, seperti penyediaan bahan bakar minyak (BBM), logistik, dan akses pasar, guna mendorong kemandirian dan daya saing produk perikanan.
Fokus Program Kapal Jaring
Pengadaan Kapal:
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berencana mengadakan kapal secara bertahap selama lima tahun ke depan, dimulai pada tahun 2026, untuk melengkapi kebutuhan nelayan.
Pendekatan Bottom-Up:
Sebelum program dijalankan, Gubernur ingin mendengar langsung kebutuhan nelayan melalui forum konsultatif untuk memastikan kebijakan yang diambil tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi lapangan.
Pengembangan Logistik Ekspor:
Selain pengadaan kapal, ada juga pengembangan sistem logistik untuk ekspor produk perikanan (terutama tuna dan cakalang) ke Jepang, termasuk penggunaan kapal pengiring agar hasil tangkapan tiba di pelabuhan dalam waktu maksimal lima hari.
Program Pendukung Lainnya
BERANI Tangkap Banyak:
Program ini adalah bagian dari strategi 9 BERANI yang lebih luas, yang juga mencakup program peningkatan hasil pertanian (Berani Panen Raya), peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pembangunan jalan dan infrastruktur kelistrikan, serta pengembangan desa wisata dan ekonomi kerakyatan.
Dukungan Operasional:
Nelayan kecil akan mendapatkan dukungan stimulus operasional seperti bantuan BBM dan logistik untuk mendorong kemandirian mereka dalam aktivitas penangkapan ikan